fbpx

Bagaimana Cara Mengurus ISO 27001 untuk Perusahaan Startup Digital? Berikut Ketentuannya

Ulasan Singkat

Di era digital saat ini, data menjadi salah satu aset paling berharga bagi perusahaan startup. Mulai dari data pelanggan, data transaksi, informasi pengguna aplikasi, hingga dokumen internal perusahaan tersimpan dalam sistem yang terhubung dengan internet setiap hari.

Namun, semakin berkembang sebuah startup digital, semakin besar pula risiko yang harus dihadapi, seperti kebocoran data, peretasan sistem, ransomware, hingga penyalahgunaan akses informasi. Tidak sedikit startup yang mengalami kerugian finansial dan kehilangan kepercayaan pelanggan akibat lemahnya sistem keamanan informasi.

Karena itu, banyak startup digital mulai mengurus ISO 27001 sebagai standar internasional untuk memastikan keamanan informasi perusahaan tetap terjaga secara sistematis dan terukur. Lalu, bagaimana cara mengurus ISO 27001 untuk perusahaan startup digital? Berikut penjelasan lengkapnya.

Pengertian ISO 27001

ISO 27001 adalah standar internasional yang mengatur tentang Information Security Management System (ISMS) atau Sistem Manajemen Keamanan Informasi.

  • Standar ini membantu perusahaan dalam:
  • – Melindungi data perusahaan dan pelanggan.
  • – Mengidentifikasi risiko keamanan informasi.
  • – Mengendalikan akses terhadap data penting.
  • – Mencegah kebocoran data dan serangan siber.
  • – Meningkatkan kepercayaan investor, klien, dan pengguna layanan.

Bagi startup digital, sertifikasi ISO 27001 sering menjadi nilai tambah ketika menjalin kerja sama dengan perusahaan besar, investor, maupun klien internasional yang mengutamakan keamanan data.

Dasar Hukum ISO 27001 di Indonesia

Berikut beberapa regulasi dan ketentuan yang berkaitan dengan keamanan informasi dan perlindungan data:

  • 1. ISO/IEC 27001:2022
  • 2. Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi (UU PDP)
  • 3. Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE)
  • 4. Peraturan Pemerintah Nomor 71 Tahun 2019
  • 5. Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 5 Tahun 2020

Persyaratan Mengurus ISO 27001 untuk Startup Digital

Berikut beberapa persyaratan utama yang umumnya dibutuhkan dalam proses sertifikasi ISO 27001:

Dokumen Legalitas Perusahaan
1. NIB (Nomor Induk Berusaha).
2. Akta Pendirian dan SK Kemenkumham.
3. NPWP Perusahaan.

Dokumen Sistem Keamanan Informasi
1. Kebijakan Keamanan Informasi.
2. Analisis Risiko (Risk Assessment).
3. Daftar Aset Informasi Perusahaan.
4. SOP Pengelolaan dan Pengamanan Data.
5. Rencana Backup dan Pemulihan Data (Backup & Recovery Plan).

Cara Mengurus ISO 27001 untuk Startup Digital

Bagi perusahaan startup digital yang ingin memperoleh sertifikasi ISO 27001, berikut tahapan pengurusan yang umumnya perlu dilakukan:

  • 1. Melakukan analisis kesenjangan (gap analysis).
  • 2. Menyusun dokumen Sistem Manajemen Keamanan Informasi (SMKI).
  • 3. Menerapkan sistem keamanan informasi sesuai standar ISO 27001.
  • 4. Melakukan identifikasi dan penilaian risiko keamanan informasi.
  • 5. Melaksanakan audit internal dan tinjauan manajemen.
  • 6. Mengajukan audit sertifikasi kepada lembaga sertifikasi terakreditasi.
  • 7. Memperoleh sertifikat ISO 27001 setelah dinyatakan memenuhi persyaratan.

Anda Butuh Bantuan Untuk Mengurus ISO 27001?

Buat Anda yang membutuhkan Jasa Pengurusan ISO atau berencana mendirikan PT/CV/Firma serta pengurusan izin usaha dan kebutuhan lainnya. Anda dapat langsung mengunjungi kantor kami di Ruko Magnetica Square, Jl. Majapahit No. 26 Blok A, Kel Cibatu, Kec Cikarang Selatan, Kab Bekasi, Jawa Barat (Google Maps: https://g.co/kgs/uXn2GLh).

atau bisa hubungi kami sekarang juga melalui WA: 

Mari wujudkan bisnis impianmu bersama TBN solution. Kami siap mendampingi setiap langkahmu menuju kesuksesan!

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TBN solution - Pendirian PT mulai 1.5jt, 1 hari pasti jadi!

X