fbpx

Bagaimana Cara Mengurus ISO 45001 untuk Perusahaan? Berikut Ketentuannya

Ulasan Singkat

Saat ini, banyak perusahaan mulai mengurus ISO 45001 sebagai bentuk komitmen terhadap keselamatan dan kesehatan kerja (K3). Sertifikasi ini tidak hanya membantu menciptakan lingkungan kerja yang lebih aman, tetapi juga meningkatkan kredibilitas perusahaan di mata klien, investor, hingga kebutuhan tender proyek.

Namun, masih banyak pelaku usaha yang bingung mengenai cara mengurus ISO 45001, persyaratan yang dibutuhkan, hingga proses audit sertifikasinya. Melalui artikel ini, TBN solution akan membantu Anda memahami ketentuan, syarat, dan tahapan pengurusan ISO 45001 secara lengkap dan mudah dipahami.

Pengertian ISO 45001

ISO 45001 adalah standar internasional yang mengatur Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dalam suatu perusahaan atau organisasi.

Standar ini diterbitkan oleh International Organization for Standardization (ISO) untuk membantu perusahaan menciptakan lingkungan kerja yang aman, sehat, dan meminimalkan risiko kecelakaan kerja maupun penyakit akibat kerja.

Dasar Hukum & Standar yang Berlaku

Penerapan ISO 45001 merupakan standar internasional yang sifatnya voluntary dan berkaitan erat dengan regulasi keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di Indonesia. Berikut beberapa dasar hukum yang menjadi acuan:

– Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja

– Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan

– Peraturan Pemerintah Nomor 50 Tahun 2012 tentang Penerapan SMK3

– ISO 45001:2018 tentang Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja

– Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja

Regulasi tersebut menjadi dasar penting bagi perusahaan dalam menerapkan sistem kerja yang aman, sehat, dan sesuai standar keselamatan kerja.

Persyaratan Mengurus ISO 45001

Berikut beberapa persyaratan umum untuk mengurus ISO 45001:

  • 1. Legalitas perusahaan (NIB, NPWP, Akta)
  • 2. Struktur organisasi perusahaan
  • 3. SOP dan sistem kerja perusahaan
  • 4. Data identifikasi risiko kerja
  • 5. Kebijakan dan program K3
  • 6. Dokumen pelatihan K3 dan penggunaan APD
  • 7. Audit internal dan evaluasi penerapan K3
  •  

Selain dokumen tersebut, perusahaan juga perlu menerapkan sistem keselamatan kerja secara nyata sebelum proses audit sertifikasi dilakukan.

Cara Mengurus ISO 45001 untuk Perusahaan

Berikut langkah umum dalam proses pengurusan ISO 45001:

  • 1. Gap Analysis
  • Mengecek kesiapan perusahaan sesuai standar ISO 45001.
  •  
  • 2. Penyusunan Dokumen K3
  • Menyiapkan SOP, risk assessment, dan dokumen keselamatan kerja.
  •  
  • 3. Implementasi Sistem
  • Menerapkan sistem K3 dalam operasional perusahaan.
  •  
  • 4. Pelatihan Karyawan
  • Memberikan pemahaman terkait prosedur keselamatan kerja.
  •  
  • 5. Audit Internal
  • Memastikan sistem berjalan sesuai standar ISO.
  •  
  • 6. Audit Sertifikasi
  • Penilaian oleh lembaga sertifikasi resmi.
  •  
  • 7. Penerbitan Sertifikat
  • Sertifikat ISO 45001 diterbitkan jika perusahaan lolos audit.

Anda Butuh Bantuan Untuk Mengurus ISO 45001?

Buat Anda yang membutuhkan Jasa Pengurusan ISO 45001 atau berencana mendirikan PT/CV/Firma serta pengurusan izin usaha dan kebutuhan lainnya. Anda dapat langsung mengunjungi kantor kami di Ruko Magnetica Square, Jl. Majapahit No. 26 Blok A, Kel Cibatu, Kec Cikarang Selatan, Kab Bekasi, Jawa Barat (Google Maps: https://g.co/kgs/uXn2GLh).

atau bisa hubungi kami sekarang juga melalui WA: 

Mari wujudkan bisnis impianmu bersama TBN solution. Kami siap mendampingi setiap langkahmu menuju kesuksesan!

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TBN solution - Pendirian PT mulai 1.5jt, 1 hari pasti jadi!

X