Dalam industri manufaktur, risiko kerja bukan hal yang bisa dianggap sepele. Mulai dari kecelakaan kerja, paparan bahan berbahaya, hingga kelelahan kerja—semuanya bisa berdampak pada produktivitas dan reputasi perusahaan.
Di sinilah pentingnya ISO 45001, yaitu standar internasional untuk Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Banyak perusahaan mulai menyadari bahwa memiliki sertifikasi ini bukan hanya soal kepatuhan, tetapi juga investasi jangka panjang.
Namun, pertanyaannya: bagaimana cara mengurus ISO 45001 untuk perusahaan manufaktur? Mari kita bahas secara lengkap dan praktis.
ISO 45001 adalah standar internasional yang mengatur sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja (K3) untuk membantu perusahaan:
Standar ini menggantikan OHSAS 18001 dan lebih terintegrasi dengan sistem manajemen lainnya seperti ISO 9001 dan ISO 14001.
Meskipun ISO 45001 merupakan standar internasional, implementasinya di Indonesia tetap mengacu pada regulasi nasional, di antaranya:
Dengan kata lain, penerapan ISO 45001 juga membantu perusahaan memenuhi kewajiban hukum terkait K3 di Indonesia.
Sebelum mengajukan sertifikasi, perusahaan manufaktur perlu memenuhi beberapa persyaratan utama:
Berikut langkah-langkah yang umumnya dilakukan:
Baca juga: Cara Mengurus Penutupan NPWP Secara Resmi
Buat Anda yang membutuhkan Jasa Pengurusan ISO 45001 atau berencana mendirikan PT/CV/Firma serta pengurusan izin usaha dan kebutuhan lainnya. Anda dapat langsung mengunjungi kantor kami di Ruko Magnetica Square, Jl. Majapahit No. 26 Blok A, Kel Cibatu, Kec Cikarang Selatan, Kab Bekasi, Jawa Barat (Google Maps: https://g.co/kgs/uXn2GLh).
Mari wujudkan bisnis impianmu bersama TBN Solution. Kami siap mendampingi setiap langkahmu menuju kesuksesan!
TAUTAN TERKAIT
Ruko Magnetica Square, Jl. Majapahit
Blok A No. 26 Lippo Cikarang, Cikarang Selatan, Kab. Bekasi
KSB Grande 3 Kec. Cibarusah, Bekasi,
Jawa Barat
TBN solution | Konsultan Bisnis & Penyedia Layanan Perizinan Terpercaya, Berkualitas dan No. 1 di Indonesia.